MUKHASABAH DIRI
Roda Kehidupan terkadang tidak sesuai dengan harapan. Berbagai teori pengembangan diri sudah dijalankan, namun kehidupan yang kita impikan terasa semakin tak pasti. Berbagai training motivasi sudah dihadiri, namun kehidupan yang sesuai harapan tak juga kunjung menghampiri.
Apabila hal ini terjadi, saatnya kita introspeksi. Mungkin ini cara Allah mengingatkan agar kita tidak lupa diri. Agar kita terhindar dari malapetaka yang jauh lebih besar. Malapetaka kesombongan. Malapetaka merasa hebat sehingga tidak memerlukan Allah lagi dalam kehidupan.
Mungkin ini juga cara Allah untuk membersihkan dosa-dosa kita di masa lalu. “Jika Allah mencintai hamba-Nya, maka hukuman atas kesalahan hamba-Nya tersebut akan dilakukan saat ia masih hidup sehingga timbangan amalnya kelak lebih berat kepada kebaikan. Dengan cara ini, sang hamba tidak perlu merasakan siksa neraka.”
Oleh karena itu, saat hidup tidak sesuai harapan. Karir tak kunjung naik. Bisnis tidak memberikan keuntungan yang besar atau bahkan selalu bangkrut. Kehidupan sehari-hari banyak hambatan. Kerja kerasnya tak jua berbuah keberlimpahan. Bersegeralah berlari mendekat kepada-Nya. Mohon ampun atas semua salah, alpa dan maksiat yang pernah kita lakukan.
Segera pula mawas diri untuk memperbaiki setiap ucap dan laku yang selama ini kita jalani. Kembali meluruskan niat bahwa apapun yang kita lakukan hanya untuk mengumpulkan bekal menuju kehidupan abadi. Jauhi kesibukan yang semu. Kesibukan yang tidak berbuah dan kesibukan yang tidak bernilai ibadah. Sungguh merugikan…
(Saduran Dj.S/Belantara Papua)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar