Kamis, 30 April 2015

MEMBUAT DESAIN STEMPEL dengan corel draw

Beberapa TIPS membuat desain Stempel

Langkah pertama, Buatlah oyek berbentuk lingkaran dengan diameter 35 mm. 


Copi lingkaaran tsb, dan ubah diameternya menjadi 23 mm.


Kemudian buatlah guide untu teksnya. copy lagi dan bentuk lingkaran yg kecil dan rubah diameternya menjadi 25mm, beri warna merah, dengan mengeklik kanan pada warna merah pada color palete.  



Kini kita hanya butuh 3/4 dari seluruh lingkaran mrah. Aktifkan lingkaran merah kemudian pada property bar pilih bentuk Arc.    


Gunakan Shape tool untuk menarik sudut dari lingkaran seperti gambar di bawah   


Buat satu guide untuk tulisan di bawah dengan mengopy lingkaan merah kemudian dengan shape tool tarik sudutnya..    


Kemudian etik Teks : CV WAHANA JAYA KOMPUTER, font terserah.. ini size 12.    Aktifkan teks tsb dan klik menu TEXT >> Fit Text to Path lalu klik lingkaran merah diatas. 


Untuk teks bagian bawah sama prinsipnya dg cara di atas...   


Hilangkan warna merah pada liingkara guide, dengan cara aktifkan / klik guide tsb menggunakan shape tool kemudian klik kanan icon paling atas pada color palete.    


Beri tanda bintang diantara teks, atau pertebal beberapa point..    



Silahkan dicoba brow ! makasih ya mas brow #Adi Suroso

(Dj.S//bellantara Papua)

Minggu, 26 April 2015

TOLOK UKUR KEDEWASAAN SESEORANG

TOLOK UKUR ORANG DIKATAKAN DEWASA

“ MENJADI TUA ITU SUDAH PASTI, TETAPI MENJADI DEWASA ADALAH SEBUAH PILIHAN “

Usia seseorang tidak dapat dijadikan sebagai tolok ukur dalam menilai tingkat kedewasaan seseorang dalam hal berpikir, berperilaku, bertutur kata, serta dalam membuat keputusan.

Bertambahnya usia seseorang yang terjadi secara pasti, Tetapi tingkat kedewasaan seseorang mampu terbentuk karena proses pembelajaran. Ketika dihadapkan pada sebuah masalah, seseorang yang telah mencapai tingkat kedewasaan dia akan bisa mengatasinya dengan baik. Namun sebaliknya, belum tentu orang yang telah tua dalam usia, memiliki tingkat kedewasaan yang baik pula.


Beikut ini mungkin bisa dijadikan tolok ukur kedewasaan seseorang :

1.       Dewasa secara fisik
Menurut Departemen kesehatan RI (2009), umur dewasa seseorang adalah dimulai ketika yang bersangkutan memasuki usia dewasa awal yaitu 26 hingga masa dewasa akhir yaitu 45 tahun. Namun, ada perbedaan dimana Mahkamah Agung pernah mengeluarkan Yurisprudensi nomor 477 pada tanggal 13 Oktober 1976, yang menyatakan bahwa usia dewasa awal seseorang adalah 18 tahun atau sudah pernah menikah.

2.       Dewasa secara psikologis
Indikator seseorang dikatakan telah memiliki kedewasaan secara psikologis, adalah apabila yang bersangkutan telah memiliki kemampuan dalam menyelesaikan sebuah masalah, termasuk dalam hal kemampuan dalam mengendalikan emosinya.

3.       Dewasa secara ekonomi dan social
Ditandai dengan kondisi di mana seseorang telah mampu memenuhi kebutuhan hidupnya sendiri, serta mampu menangani berbagai persoalan dengan kemampuan diri sendiri.

4.       Dewasa secara keimanan
Kedewasaan seseorang juga dapat diukur dari tingkat keimanan dan kemampuan masing-masing orang dalam menjalankan perintah-perintah agama yang diyakininya.

5.       Mampu mengenali diri sendiri
Orang yang telah dewasa mampu mengenali siapa dirinya, dia mampu menjaga diri, mengendalikan tutur kata, serta perilakunya ketika berinteraksi dengan orang lain.

6.       Mampu menerima diri sendiri
Setelah mampu mengenali dirinya, orang yang telah dewasa akan mampu menerima keadaan dirinya, sehingga mampu menyikapi keadaan dirinya dengan baik.

7.       Mampu memahami orang lain
Setelah mampu untuk mengenali dan menerima keadaan dirinya, orang yang telah dewasa juga akan mampu untuk memahami orang lain. Hal ini berkaitan dengan kemampuan seseorang dalam menunjukkan rasa simpati dan empati kepada orang lain.

8.       Mampu memberikan teladan
Seseorang yang telah dewasa akan mampu memberikan teladan kepada orang lain dan melaksanakannya, menginspirasi serta menepati apa yang telah dikatakan serta dilakukannya.
Setelah mengetahui beberapa indikator untuk menilai tingkat kedewasaan seseorang, ada pula beberapa indikator dalam menilai ketidakdewasaan seseorang, yaitu:

a.       Emosional
Setiap orang memiliki emosi, namun yang membedakan antara seseorang yang belum dewasa dan telah dewasa, adalah kemampuannya dalam mengendalikan emosinya. Orang dewasa akan mampu berpikir terlebih dahulu masak-masak sebelum bertindak, dia akan mampu bersikap tenang dalam menghadapi sebuah masalah.

b.       Egois
Seseorang yang egois pasti lebih suka mementingkan dirinya sendiri dan itu adalah contoh nyata ciri seseorang yang belum dewasa.

c.       Plin-plan
Sikap plin-plan atau tidak konsisten dengan apa yang telah dia ucapkan atau lakukan, adalah contoh lain yang secara nyata dapat disaksikan serta dirasakan dalam menilai tingkat kedewasaan seseorang.

d.       Tidak bertanggung jawab
Seseorang yang tidak bertanggung jawab sudah bisa dipastikan dia belum dewasa atau belum matang dalam kepribadiannya. Identitas seorang dewasa dia pasti akan bertanggung jawab terhadap semua hal yang telah dia ucapkan serta lakukan, seberat apapun masalah yang ada dia akan berani menghadapinya, bukan malah mencari kambing hitam atau sembunyi untuk melarikan diri dari tanggung jawabnya.

Semoga bermanfaat untuk pembaca yang budiman.. amin..
(Dj.S//Belantara Papua)

Sabtu, 25 April 2015

KULTWIT SBP TENTANG JKW-JK ( @http://chirpstory.com/li/262106 )


SBP ALIAS SRI BINTANG PAMUNGKAS MENGATAKAN DALAM KULTWITNYA :
"JW-JK TIDAK LAMA, BAHKAN BRAKHIR DG MASUK KURUNGAN"
Trbetik BERITA, Megawati SMAKIN TDK NYAMAN dg si PETRUK-Oey.
Megawati nmg KTRLALUAN, ktk mnyuruh Petruk CIUM TANGAN DUBES AS; lalu setuju REFERENDUM di Papua, asal Petruk DLANTIK jd RATU.
Skrg Mega MNYESAL, tahu PETRUKnya lbh suka MNJUAL NKRI ke RRC. Bukan itu sj, Mega jg GUSUR si JONGOS dr KETUA PDIP!!
Bener2 ZERO-Oey TDK TAHU DIRI; tdk spt ZERO-Mustafa.
GANTI Megawati yg mau MAKZULKN ZERO-Oey si PNDERITA SAKIT JIWA.
CARANYA, sdg dalam PROSES! Sbg PNGGANTINYA di-sebut2lh nama Jusuf Kalla dan Puan Maharani.... Dasar Mega, sukanya JUAL-BELI Presiden!
Klw PETRUK bakal TDK LAMA, sdh SERING MNDENGAR! Dr dunia PEWAYANGAN, Si RATU PETRUK BIKIN NEGARA KACAU-BALAU lalu DPAKSA kmbali jadi JONGOS.
Dari SEJARAH TANAH JAWA, smp skrg, cerita KERE MUNGGAH BALE jg dsangkut-pautkn dg karakter Petruk yg kali ini dsebut KERE-Oey.
Alkisah trsebutlh bbrp KERE dan Pasangannya yg mngangkatnya ke atas BALE,
spt Ken Arok dan Ken Dedes; Damarwulan dan Anjasmoro; Joko Tingkir dan Mas Kambang;
lalu Joko Wi dan Megawati.Umumya Kere2 itu TDK BRLANJUT
Lain lagi cerita di Jawa Timur. Dkenallah MANTRA KUNO, ktk org mnghadapi SITUASI BAHAYA
"CUNG, KACUNG, kamu anaknya JALMA WURUXG dan JALMA KURUNG, jangan kamu GANGGU aku, krn aku PNGIKUT Sang Hyang TUNGGAL!"
Yg dmaksud Jalma Wurung dan Jalma Kurung dikaitkn dg JW-JK! JALMA artinya "manusia"; WURUNG "tdk pernah mnyelesaikn tugasnya"
dan KURUNG "brakhir masuk kurungn". Tentu bagi KEDUANYA...!

Jumat, 24 April 2015

MANFAAT ORGANISASI ( Jangan Hanya Sekedar Memakai Jas Merah ! )

ALASAN MENGAPA KITA HARUS BEORGANISASI
( Aku persembahkan kepada adik-adikku IMM Kota & Kab. Sorong)

Sekelumit tulisan ini saya tujukan untuk para mahasiswa yang sedang berjuang dalam aktivitas di organisasinya, mereka yang akan menempuh jalan aktivis, para calon mahasiswa yang akan merenda kehidupan kampus dan siapa saja yang tertarik dengan dunia organisasi. Kalau anda mau monggo mas brow :

A.      Menambah teman, cari pengalaman, belajar berorganisasi, mengisi waktu

Terkait dengan menambah teman ;

Silaturahim merupakan salah satu kewajiban bagi setiap pribadi Muslim. Dalam Alquran, Allah menegaskan, “Dan bertakwalah kepada Allah yang kalian saling meminta dengan nama-Nya dan sambunglah tali silaturahim.’ (QS. An-Nisa [4]:1).



“Sebarkanlah salam, sambunglah tali silaturahim, dan shalatlah ketika manusia tidur (tahajud) niscaya kalian akan masuk surga dengan selamat.” Dalam hadis lain, Rasulullah SAW bersabda, “Tidak akan masuk surga pemutus tali silaturahim.”

Dalil-dalil di atas menunjukkan arti penting akan kewajiban silaturahim. Sebab, di dalamnya terdapat banyak keutamaan dan keistimewaan. Di antaranya:

pertama, dengan silaturahim, kita bisa saling mengenal antara yang satu dan yang lainnya (QS Al-Hujurat [49]: 13). Dengan silaturahim, kasih sayang dan kerja sama yang positif bisa diwujudkan.
Kedua, dengan silaturahim, persatuan dan kesatuan (ukhuwah Islamiah) akan dapat dibangun. Dengan silaturahim, akan timbul rasa saling membutuhkan, solidaritas, dialog, pengertian, dan menguatkan kerjasama dalam perjuangan yang kokoh.

Rasulullah SAW bersabda, “Tangan Allah berada di atas jamaah.” Dalam hadis lain dikatakan, “Persatuan (al-jamaah) itu rahmat dan perpecahan (al-firqah) adalah azab.”
Berdasarkan hadis di atas, Allah SWT senantiasa akan menolong hamba-hamba-Nya yang senantiasa bersatu dan menjauhkan diri dari perpecahan. 
Hal ini terbukti dalam sejarah Islam ketika umat Islam bersatu, Allah menolong mereka hingga mampu menguasai sejumlah wilayah bahkan mampu menundukkan dua imperium besar, yakni Romawi dan Persia. Sebaliknya, pada saat umat Islam berpecah belah, terjadilah perang saudara dan saling membunuh hingga merusak kekuatan Islam.
Ketiga, dengan silaturahim, berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat akan mudah diatasi. Baik masalah ekonomi, pendidikan, kebudayaan, maupun lainnya.
Keempat, silaturahim juga akan mampu menyelesaikan berbagai persoalan horizontal yang terjadi di masyarakat.
Sebab, dengan mengedepankan kasih sayang, sikap emosional dalam diri umat yang bisa memicu permusuhan dapat diatasi dengan baik. Dengan demikian, akar persoalan pun akan ditemukan dan bisa diselesaikan dengan damai.

Kelima, dengan silaturahim, berbagai ide-ide dan gagasan yang brilian, inovasi-inovasi, program-program, dan kegiatan-kegiatan yang positif juga bisa diwujudkan. 
Ketika umat Islam berkumpul dalam kasih sayang dan semangat kebersamaan, akan muncul ide-ide kreatif dalam memacu umat untuk mencapai kemakmuran bersama. Kondisi ini jauh lebih bermanfaat di bandingkan sendirian. Dan sesungguhnya, kejayaan umat Islam di masa lalu berawal dari silaturahim.
Keenam, dengan silaturahim, akan banyak ilmu pengetahuan yang tersebar. Dengan demikian, akan banyak pula ilmu dan wawasan yang bisa diserap darinya. Dari sini diketahui bahwa silaturahim menjadi media menumbuhkan wawasan persatuan dan kesatuan.

Semoga kita semua diberikan kemudahan untuk senantiasa menyambung silaturahim demi memperkuat ukhuwah Islamiah (sesama umat Islam), ukhuwah basyariah (kemanusiaan), dan ukhuwah wathaniah (semangat cinta tanah air).

Terkait dengan Memanfaatkan Waktu ;

“Ightanim Khomsan Qobla Khomsin” itulah sepenggal dari hadist terkenal tentang perintah untuk memanfaatkan waktu, Islam mengatur segala hal urusan kehidupan di dunia ini, tak ada satupun yang lepas dari pengaturan islam, termasuk perintah untuk memanfaatkan waktu, berikut dibawah ini adalah hadist tentang perintah untuk memanfaatkan waktu sebaik-baiknya!

قبل فقرك وفراغك قبل شغلك وحياتك قبل موتك.
Artinya : Manfaatkanlah yang lima sebelum datang lima perkara yang lain : Mudamu sebelum tuamu, sehatmu sebelum sakitmu, kayamu sebelum miskinmu, waktu senggangmu sebelum kesibukanmu dan hidupmu sebelum matimu. (H.R. Baihaki dari Ibnu Abbas)
Kita bahas selengkapnya hadist “Ightanim Khomsan Qobla Khomsin” dibawah ini :
اِغْتَنِمْ خَمْسًا قَبْلَ خَمْسٍ

IGHTANIM KHOMSAN QOBLA KHOMSIN
Artinya:” Persiapkanlah dirimu dengan lima Hal, sebelum datang yang lima”.


 فَرَاغَكَ قَبْلَ سُغْلِكَ 1

FAROO GHOKA QOBLA SUGHLIK : Kesempatan (waktu luang) sebelum masa sempit(sibuk).
Kerjakanlah apa yang bisa kamu kerjakan walaupun sekecil apapun, karena jika sudah datang waktu sempit pasti anda akan menyesal.
Contoh sehari-hari : Anda malas mencuci pakaian walaupun cucian hanya sedikit, dan akhirnya ketika cucian sudah numpuk, datang juga kesibukan yang lainnya seperti menyelesaikan pekerjaan kantor, menghadiri acara, belum lagi datangnya hujan yang membuat pakaian tidak kering sementara itu stok pakaian bersih tinggal sedikit. disinilah anda akan menyesal pentingnya memanfaatkan waktu luang sebelum datang waktu sempit


وَ غِنَاكَ قَبْلَ فَقْرِك  2

WA GHINAAKA QOBLA FAQRIK : Kaya sebelum Faqir (Miskin)
Di sini islam mengajarkan untuk memanfaatkan kekayan kita sebelum datang waktu miskinnya.
Contoh sehari-hari : Kita hobi menghambur-hamburkan uang untuk mengkoleksi sesuatu yang tidak berguna, padahal kita bisa menyimpannya untuk kemudian hari, dan pada suatu saat kita sakit berat yang membutuhkan banyak biaya hingga membuat kita miskin dan tidak bisa membayar lagi biaya pengobatan.Manfaatkanlah harta anda di jalan Allah sebelum kemiskinan menimpa anda!
“Perumpamaan nafkah yang dikeluarkan oleh orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan ALLAH adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. ALLAH melipat gandakan ganjaran bagi siapa yang dia kehendaki, dan ALLAH Maha luas karunia-Nya lagi Maha Mengetahui”. Qs Al Baqoroh (2) : 261.Pengertian menafkahkan harta di jalan ALLAH meliputi belanja untuk kepentingan berjuang dijalan ALLAH seperti: Masjid, Tempat Pendidikan, Penampungan Yatim Piatu, dan lain-lain


 وَصِحَّتَكَ قَبْلَ سَقَمِكَ .3

WA SHIHHATAKA QOBLA SAQOMIK : Sehat sebelum sakit
Kita sering tidak bersyukur akan nikmat sehat, yang ada dipikiran kita hanyalah nikmat kalau mempunyai banyak uang, padahal uang banyak tidak akan berarti kalau kita dalam keadaan sakit, makan apapun yang biasanya enak menjadi tidak enak, tidak bisa jalan kemana-mana dll.Contoh sehari-hari : Ketika kita sehat terlalu banyak membuang waktu untuk nongkrol dan ngobrol yang tidak jelas, lama-kelamaan seiring berjalannya waktu dan usia semakin tua, anda menyesal telah membuang banyak waktu anda untuk hal yang tidak bermanfaat dan tidak menghasilkan apa-apa.Kesehatan inilah yang harus banyak banyak kita syukuri dengan meningkatkan ibadah, iman dan taqwa serta ilmu, sehingga kita bisa berbuat `amal kebajikan sesuai dengan perintah ALLAH SWT dan mengikuti sunah RasulNya.


 وَ شَبَابَكَ قَبْلَ هَرَمِكَ .4

WA SYABAA BAKA QOBLA HARO MIKA : Muda Sebelum Tua
Ada pepatah mengatakan,” Belajar dimasa muda seperti mengukir diatas batu, dan belajar diwaktu tua seperti mengukir diatas air”
yang dapat kita artikan jika belajar dikala usia sudah tua kekuatan pikiran kita sudah berkurang bagaikan mengukir di atas air, sedangkan belajar di masa muda akan dengan mudah kita mengingatnya bagaikan mengukir diatas batu.
Contoh sehari-hari : Ketika muda kita habiskan untuk berfoya-foya, maka ketika tua hidup anda akan sengsara


 حَيَا تَكَ قَبْلَ مَوْتِكَ5

WA HAYAA TAKA QOBLA MAU TIK : Hidup Sebelum Mati
Hidup kita harus bisa bermanfaat bagi diri sendiri dan juga orang lain, Manfaatkan hidup kita sebaik-baiknya sebelum kematian tiba, jika kita sudah tiada maka yang di bawa hanyalah amal semata kita hidup di dunia, semua harta benda dan orang yang kita cintai akan kita tinggalkan.Contoh sehari-hari : Seorang pahlawan akan selalu di kenal walaupun sudah meninggal, hal ini karena semasa hidup dia mempunyai jasa dan bermanfaat bagi orang lain, dan ketika sudah meninggal banyak orang yang berziarah ke kuburnya dan mendoakannya, beda dengan seorang pencuri misalnya, ketika dia telah mati maka orang lain pun akan senang dengan kematiannya
..
Maukah kita merugi mas brow ?.

B.      Memberi sebanyak-banyaknya manfaat bagi orang lain

Nah, ini alasan yang benar-benar visioner. Mengapa? Bayangkan saja, orang dengan jawaban seperti ini sadar akan potensi-potensinya. Bahwa dalam diri tiap manusia ada raksasa tidur yang akan bermanfaat dengan melakukan aktivitas-aktivitas. Dengan memilih jalan organisasi, membuka pintu kita untuk tahu kekurangan dan kelebihan kita untuk selanjutnya kita optimalkan demi kebermanfaatan orang. Bukankah sebaik-baik manusia adalah yang kehidupannya bermanfaat bagi orang lain ?

“ Karena saya tahu siapa saya dan saya tahu apa manfaat yang saya dapatkan. Jadi orang biasa sudah banyak! Saya ingin menjadi extra ordinary person yang bisa memberi manfaat untuk orang lain dan dengan beraktivitas, maka akan tergali potensi diri “

C.      Aktif di kampus itu panggilan jiwa, mempertahankan idealisme

Kita merasakannya. Saat sedang lemah dan ingin berhenti berorganisasi, sering kita seolah terpanggil untuk terus berpartisipasi lagi dan lagi. Ada juga orang yang tetap di organisasi tersebut untuk memperjuangkan sesuatu yang dianggapnya benar.

D.      Optimalisasi masa studi

Lama kuliah di PTN/PTS  maksimal 6 tahun. Ukuran normal seorang calon sarjana 4 tahun. Bayangkan jika dalam jangka waktu tersebut kita tidak melakukan apapun kecuali kuliah... ‘kunang-kunang’ dan ‘kupu-kupu’ akan bertebaran di mana-mana. Banyak teman saya seperti ini. Fahamilah perkataan orang bijak, “Barangsiapa tidak disibukkan oleh kebaikkan, maka dia akan disibukkan oleh keburukan.”

E.       Mengubah cara berpikir

Banyak yang merasa hidupnya berubah setelah banyak bergaul dengan orang-orang yang produktif dan bergabung dengan organisasi yang bermanfaat. Di antara mereka menyatakan cara berpikirnya berubah saat mengikuti beragam aktivitas kemahasiswaan. Hatinya tergerak untuk berperan dalam gerakan moral. Dan kepekaannya semakin terasah. Betapa banyak orang yang tidak beruntung bukan karena tidak bisa berorganisasi, tapi karena mereka tidak mau berorganisasi. Pahamilah sobat, pilihan apapun adalah pilihanmu! Anda bebas menentukan.

(Dj.S//Belantara Papua)

Kamis, 23 April 2015

CARA MENGGABUNGKAN FOTO & MENGGANTI BACKGROUNDNYA.




Bagaimana cara menggabungkan foto teman kita yg terpisah seperti di bawah ini ?
Langkah2nya adalah sebagai berikut :

* Nyalakan aplikasi adobe photoshop
* Drag foto2 tersebut kemudian masing2 dicrop
* Kumpulkan jadi satu ke dalam 1 layer yg polos ( terserah warnanya apa saja/yg sesuai), seperti di   
   bawah ini :

* Tajamkan fotonya dengan cara : klik ctrl + M/pencerahan > ctrl + B/color balance/atur > image > 
   adjusmenst > auto color > selektive color/ atur joooo....
* Drag/siapkan gambar/foto sebagai background, kemudian pindahkan dengan cara klik move tool > 
   drag foto yg mau dipindahkan > lepaskan > magic wand tool > apli > delete layar yg mau 
   dihilangkan > dan selesai...... MUDAH KAN BROW ?

(Dj.S//Belantara Papua)

DASAR MENGEDIT PHOTO

DASAR MENGEDIT FOTO MENGGUNAKAN PHOTOSHOP :

A. Membuat dokumen baru



Dalam membuat dokumen baru pada photoshop, perhatikan tujuan hasil akhir yang kita butuhkan. Jika desain yang anda garap hanya akan ditampilkan pada layar monitor, perhatikan saat membuat dokumen baru dengan memilih pixel pada ukuran tinggi dan lebar desain yang akan kita buat. Karena satuan pada monitor kita adalah dengan ukuran px atau pixels. Perhatikan juga bagian resolution, cukup isikan 72 pada bagian resolution jika desain hanya akan ditampilkan pada layar monitor seperti web desain dan ui atau ux desain.



jika kita ingin memanipulasi photo, biasakan membuat resolution sebesar 300 karena hasil desain biasa akan dicetak dan dengan resolution 300 hasil cetakan akan lebih bagus dari pada 72 karena kerapatan pixel semakin tinggi. Untuk ukuran tidak perlu 3 meter x 5 meter untuk membuat spanduk, cukup dengan skala centimeters hasil cetakan sudah cukup bagus, kecuali kita mempunyai komputer dengan memori dan prosessor yang cukup tinggi yang masih bisa cepat untuk mengedit file yang cukup besar.

B. Biasakan bekerja pada view 100%



View 100% adalah detail hasil akhir yang akan kita peroleh. View 100% sangat penting bagi kamu yang bekerja dengan file yang kecil apalagi yang hanya dengan ukuran file 32×32 pixel untuk mendesain icon.
Cukup dengan menekan Ctrl + 1 untuk melihat hasil view 100% atau dengan memanfaatkanpallete navigator photoshop. Beberapa desain seperti saat mendesain website terkadang tidak tampak beberapa garis yang ada pada hasil desain jika dilihat dari ukuran yang kuran dari 100%. Ukuran monitor kerja kita yang kecil atau file yang besar terkadang menyulitkan kita dalam melakukan desain.

C. RGB Atau CMYK.


RGB adalah Red Green Blue yang merupakan tiga warna utama pembentuk monitor kita, hasil warna-warna lain adalah campuran dari ketiga warna diatas yaitu merah, hijau dan biru. Berbeda dengan hasil cetakan, cetakan seperti pada printer epson, menggunakan warna biru cyan, merah magenta, kuning yellow dan hitam black untuk memperoleh hasil cetakan. Sehingga sudah pasti hasil desain pada layar monitor akan menghasilkan output yang berbeda dengan hasil cetakan. Tips ini sangat perlu diperhatikan terutama bagi fotografer yg menggunakan photoshop..



Namun perbedaan ini tidak cukup signifikan, kita bisa juga melihat hasilnya langsung dengan memilih menu View > Proof Setup dan memilih mode apa yang ingin ditampilkan. Perhatikan untuk memilih mode CMYK terlebih dahulu sebelum melakukan percetakan untuk melihat bagaimana pengaruh perbedaan warna pada hasil cetakan dibanding dengan layar monitor. Biasa saya menekan Ctrl + Y sebagai cara cepat untuk melihat hasil baik pada saat mengedit foto atau hasil cetakan.
Semoga beberapa tips diatas bermanfaat dan jika anda punya tips lain, dipermonggokan komentar dibawah ini .
(Dj.S/Belantara Papua)

Senin, 20 April 2015

MUMPUNG MASIH ADA WAKTU ( Episode 1 )

Berawal dari sebuah keprihatinan dan renungan yang terbalut lunglai aktifitas keseharian, memunculkan ide mendobrak rapuhnya raga,...Bangkit.., Berjalan..., dan coba untuk Berlari MEWUJUDKAN MIMPI !

Senin pagi 20 April 2015, ku tunggu kader IMM Kab. Sorong yang bernama #Oki di Markas Komando PCM Salawati. AlkhamduliLLah selang beberapa menit dia datang dengan seorang temannya  (anak temanku). Setelah beberapa menit kita diskusi, dengan mengucap BismiLlahi Tawaqqaltu AlaLLah kemudian kita langsung beraksi menuju sasaran.

Dengan motor tua (GL Max) yg senantiasa menemaniku, kami menyusuri jalan yg bergelombang dan tak beraspal diantara rimbunnya semak belukar akhirnya kita sampai di sebuah kampung kecil (tidak kusebutkan dulu namanya). Saat mas Oki menelpon teman kampusnya yang tinggal di kampung tersebut,..Ndelalah (Red,//Bhs. Ibu) saya bertemu dengan adiknya temanku yang baru satu bulan tinggal di situ. Kami ngobrol..dan subkhanaLlah ternyata suami barunya (suami yg dulu meninggal) adalah Sarjana Matematika yang sudah pernah mengajar sebagai guru honorer selama 7 tahun di Jawa, dan hebatnya lagi dia adalah seorang mu'alaf. Sayang saya belum sempat bertemu karena saat itu suami adik temanku ini sedang di kebun.

Singkat cerita..., setelah teman kampusnya mas Oki datang kami langsung meluncur ke kantornya Kepala Kampung. Menunggu beberapa saat di Kantor Kepala Kampung ( Kep. Kampung sedang Keluar ) kami melihat-lihat situasi, dan dari hasil kami melihat, memandang dan meraba..ternyata tanah di kampung Mekar sari (Red. nama samaran) adalah tanah gambut yg tidak cocok untuk bangunan tembok secara permanen, hal ini dibutikan beberapa bangunan di sekitar kantor Kepala Kampung banyak yang reta-retak, miring, dan bahkan beberapa bagian amblas.

Menunggu sekitar 1/2 jam barulah Kepala Kampung yang pensiunan TNI (yang suatu saat akan ku sebutkan namanya) datang. Dengan ramah Beliau menyambut kami dan menanyakan maksud tujuan kami datang. Kamipun menyampaikan maksud dan tujuan kami datang, dan SubkhanaLLah AkhamduliLLah beliau sangat mendukung dan siap memfasilitasi program yang kami rencanakan. Dan luar biasanya lagi beliau akan meminjamkan beberapa ruangan untuk aktifitas kami dan bahkan Beliau menyumbangkan tanah seluas 10.000m2 untuk membuat amal usaha yang kami rencanakan.

Setelah kami berpamitan dan mohon do'a restu dari Bapak Kepala Kampung, kami meluncur pulang dengan suka cita membawa PR serta tantangan yang harus kami hadapi dan wujudkan......(Bersambung ke episode selanjutnya).

(Dj.S//Belantara Papua)




Minggu, 19 April 2015

DUA MALAM BERSAMAMU

IBU...

Dua malam aku bersamamu, menjaga dan menemanimu...,
Tergolek lelah dua orang cucu ( anak kakakku) disampingmu..,
Beberapa kali engkau tertatih bangun untuk ke kamar kecil...,
Beberapa kali engkau bangun membetulkan selimut cucumu yang terlelap dengan mimpi indahnya...,
Beberapa kali engkau terbangun menyuruhku segera tidur...,

IBU...

Tahukah engkau saat ini aku sedang menangis...,
Yaa...aku menangis tersedu.., terasa sesak di dada melihatmu saat ini...,
Kenangan manis saat kecil bersamamu begitu hampa terasa...,
Tembang pengiring tidur saat kecilku kini terasa sumbang...,

IBU...

Tadi malam... ya Allah... kutatap wajah dan tanganmu ibu...,
Kulit keriput membungkus tulang yang kecil...,
Tergolek lelah... berfikir anak dan cucu...,
Berhentilah ibu..................,

IBUUUUU...........

Berhentilah njenengan memikirkan anak dan cucu...,
Nikmatilah masa tuamu dengan uang pensiun bapak...,
Konsentrasikan hati dan fikiran untuk kebahagiaanmu...,
Bahagiakanlah dirimu ibuuu.....

IBUUUUUUUUUU.....

Maafkanlah aku yang jarang menemanimu....,
Maafkanlah aku yang tidak bisa berkata halus kepadamu....,
Maafkanlah aku yang jarang memperhatikanmu...,
Maafkanlah aku ibuuuuu........

YA ALLAH......
Sungguh apapun yang kumiliki tak bisa untuk menebus semua jasamu.....,


(Ungkapan hati Dj.S//Belantara PuaBar)


MUKHASABAH DIRI
Roda Kehidupan terkadang tidak sesuai dengan harapan. Berbagai teori pengembangan diri sudah dijalankan, namun  kehidupan yang kita impikan terasa semakin tak pasti. Berbagai training motivasi sudah dihadiri, namun kehidupan yang sesuai harapan tak juga kunjung menghampiri.
Apabila hal ini terjadi, saatnya kita introspeksi. Mungkin ini cara Allah mengingatkan agar kita tidak lupa diri. Agar kita terhindar dari malapetaka yang jauh lebih besar. Malapetaka kesombongan. Malapetaka merasa hebat sehingga tidak memerlukan Allah lagi dalam kehidupan.
Mungkin ini juga cara Allah untuk membersihkan dosa-dosa kita di masa lalu. “Jika Allah mencintai hamba-Nya, maka hukuman atas kesalahan hamba-Nya tersebut akan dilakukan saat ia masih hidup sehingga timbangan amalnya kelak lebih berat kepada kebaikan. Dengan cara ini, sang hamba tidak perlu merasakan siksa neraka.”
Oleh karena itu, saat hidup tidak sesuai harapan. Karir tak kunjung naik. Bisnis tidak memberikan keuntungan yang besar atau bahkan selalu bangkrut. Kehidupan sehari-hari banyak hambatan. Kerja kerasnya tak jua berbuah keberlimpahan. Bersegeralah berlari mendekat kepada-Nya. Mohon ampun atas semua salah, alpa dan maksiat yang pernah kita lakukan.
Segera pula mawas diri untuk memperbaiki setiap ucap dan laku yang selama ini kita jalani. Kembali meluruskan niat bahwa apapun yang kita lakukan hanya untuk mengumpulkan bekal menuju kehidupan abadi. Jauhi kesibukan yang semu. Kesibukan yang tidak berbuah dan kesibukan yang tidak bernilai ibadah. Sungguh merugikan…
(Saduran Dj.S/Belantara Papua)

Lihatlah Dengan Seksama !

Gubuk reyot.., pakaian lusuh..., Kulit keriput..., tatapan matanya kosong...,Pasrah..!!!...yaa.. dia pasraaah dengan apa yang akan menjadi keputusan sang hakim.

Nenek tua itu dituduh tetangga yang kaya mencuri 2 buah pepaya miliknya. Tetangganya yang kaya lantas melaporkan nenek tua itu ke Bapak Polisi.

Hampir dua bulan nenek tua itu mondar-mandir,... tertatih,..tersengal... kulit keriput bersimbah peluh dijemput dengan mobil polisi yang bising dengan bunyi sirinenya yang jumawa.

Teriring tatapan mata sedih dan untaian do'a seekor kambing kurus yang tak terurus...,
Teriring nyanyian sendu ayam betina yang lapar...,
Teriring tatapan mata penuh dendam kucing tua miliknya...,
Dia tertatih dan lirih berdo'a :

" Ya Allah ampunilah dosa kami..., ampunilah dosa kedua orang tua kami.., ampunilah dosa para pemimpin kami... berilah hidayahMu kepada para pemimpin negeri.., Kuatkanlah jiwa dan raga ini.
Aku percaya KepadaMu ya Robby.., mereka terlenakan dengan gemerlap dunia ini..,..kasianilah jiwa-jiwa mereka yang gersang.., sinarilah hati-hati mereka yang gelap yaaa.. Allah. Aku menerima semua ini ya Allah..., aku ikhlas yaa Allah..karena janjiMu pasti.., karena pengadilanMu akan terbukti.., karena akheratmu abadi .."

(Dj.S//Belantara Papua )